Ketua Dewan Pers dalam kata sambutannya antara lain, mengingatkan kalangan jurnalis mengenai perlunya memanfaatkan teknologi AI secara bijak di era digital yang penuh dengan disinformasi, misinformasi dan mal informasi saat ini, terutama dalam upaya memelihara kepercayaan publik.
“Kepercayaan publik adalah aset penting bagi kelangsungan hidup media,” katanya dalam seminar dengan peserta kalangan Konstituen Dewan Pers, Pemimpin Redaksi, Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW), akademisi, tenaga ahli Dewan Pers, anggota Pokja Komisi di Dewan Pers dan Sekretariat Dewan Pers.
Sementara itu pemateri pertama Wenseslaus Manggut mengingatkan bahwa, seberapa canggih pun AI, keterlibatan manusia, dalam hal ini jurnalis tetap diperlukan pada semua tahapan produksi berita.












