Hukum

Pelaku Begal Motor dan Penjambretan Dibekuk Aparat Polrestabes Surabaya

Surabaya, BEDAnews.com

Unit kejahatan umum Polrestabes Surabaya membekuk seorang buronan komplotan begal motor yang bernama rizal halim warga jl. Pandegiling surabaya, Sabtu (28/02/2015).

Tersangka yang merupakan spesialis joki begal motor dan pelaku penjambretan yang meresahkan masyarakat surabaya selama ini.

Menurut pengakuan tersangka Rizal yang telah melakukan aksi kejahatan di beberapa tempat  diantaranya di jalan Dr. Soetomo, jl. Kartini dan di depan PTC jl. Puncak indah lontar Surabaya.

Bersama empat rekannya, yakni Pandu, Novanto, Fandi yang sudah lebih dulu di tangkap polsek wiyung surabaya, dan satu lagi yang bernama Dicky masih (DPO), ternyata pernah ditangkap Polsek Wonokromo dalam kasus yang sama.

“ Modusnya tersangka bersama dengan keempat rekannya menggunakan dua motor, berpura pura menanyakan alamat terhadap pengendara lain, lalu tersangka Dicky yang masih (DPO) langsung menghampiri dan mengancam korban menggunakan celurit dan merampas Motornya,” terang AKP Dewa Putu Prima, Kanit Jatanum di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (01/03/2015).

Dewa Putu mengatakan, tiga rekan Rizal saat ini telah meringkuk di sel tahanan Polsek Wiyung. Dari hasil kejahatannya, tersangka Rizal yang berperan sebagai jokii mendapat bagian Rp 500 ribu. “Saat ini anggota kami masih melakukan pengejaran terhadap Dicky yang masih DPO,” tambahnya.

Lebih lanjut Alumni Akpol tahun 2007 ini mengungkapkan, Rizal merupakan residivis yang bandel. Sebab, meski tiga rekannya telah ditangkap, ia masih saja melakukan penjambretan bersama Rengga (DPO). Saat beraksi bersama Rengga, Rizal telah melakukan dua kali penjambretan di dua lokasi, yakni Jl Kartini dan Jl Dr Soetomo.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas kepolisian motor Honda Vario L 6328 ZB yang digunakan sebagai sarana kejahatannya. Menariknya, motor tersebut ditempeli stiker TNI oleh Rizal. Alasanya untuk menghindari razia polisi. (Mam)

 

 

Baca Juga  Jadwal Sidang di PN Bandung Tertunda, Usai Diketahui Satu Hakim Positif Corona

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close