Garut, BEDAnews
Berawal dari kejadian tabrakan antara sepeda motor yang melibatkan Y, seorang wartawan media lokal dengan A, seorang karyawan mini market AM, yang terjadi di jalan raya Leuwigoong, sekitar Situ Rancakukuk pada Minggu (10/06) lalu sekitar pukul 14.00 WIB, A mengancam Y dengan menyebutkan via SMS dengan kalimat "Ayeuna raka abi Yosep anu ti BIN bade kadinya (sekarang kakak saya Yosep dari BIN mau kesitu)".
Padahal saat itu Y hanya menanyakan bagaimana pertanggungjawaban A kepada Y atas kerusakan motornya yang sudah masuk bengkel. Saat itu Y juga memberi saran kepada A agar persoalan ini diselesaikan saja di Unit Laka Lantas Polres Garut.
Namun bukan jawaban memuaskan yang didapat Y dari A, melainkan SMS bernada ancaman yang menyebutkan A mempunyai kakak dari BIN. Sontak saja hal ini membuat Y penasaran, saat itu juga Y meminta kakak A yang bernama Yosep dari BIN untuk bertemu, akhirnya pertemuan tersebut disepakati di kantor redaksi tempat Y bekerja, di jalan Pahlawan Garut.
Selang setengah jam, datanglah Yosep yang kata A disebut sebut sebagai anggota BIN, namun dari kalimat yang keluar dari Yosep, akhirnya Yosep mengaku bukan anggota BIN, melainkan hanya anggota LPKSM (Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat) yang berkantor di daerah Sukapadang depan POM Bensin. "Dulu saya anggota BIN, namun sekarang saya anggota LPKSM yang beralamat di Sukapadang," tuturnya.
Yosep juga meminta agar persoalan ini dianggap damai saja, karena motor adiknya juga rusak masuk bengkel, ada beberapa bagian yang harus diperbaiki dan diganti, dan tetap bersikukuh bahwa adiknya tidak salah, namun Y yang salah karena menabrak motor adiknya.
Kronologis peristiwa itu sendiri bermula saat itu di jalan Leuwigoong, motor A yang berada didepan motor Y tiba-tiba menghentikan motornya ditengah jalan tanpa memberi lampu rem ataupun lampu sen, apalagi saat itu dalam kondisi hujan deras, sontak saja motor Y yang melaju dibelakang menabrak motor A yang tiba tiba saja berhenti, Y sendiri waktu itu sedang membonceng anak dan istrinya sehabis pulang dari undangan pernikahan temannya.
Saat itu beberapa saksipun mengatakan motor A yang tiba-tiba berhenti ditengah tanpa memberikan sen kiri atau kanan, apalagi kondisi jalanan yang menurun sehabis tanjakan ditambah kondisi cuaca yang sedang hujan deras.
Akibat dari tabrakan ini sendiri Y mengalami luka memar dan lecet di siku tangan kanan dan lulut kanan kakinya, beruntung istri dan anaknya hanya mengalami sedikit luka, namun istri dan anaknya tampak shock dan trauma atas kejadian ini. (Idha)











