Cimahi, BEDAnews
PDIP Kota Cimahi diminta untuk menindak oknum pengurus DPC, PAC maupun ranting yang terbukti melakukan upaya pencitraan negatif ditubuh partai, menyusul aspirasi yang disampaikan kepada KPU Kota Cimahi terkait penarikan dukungan kepada pasangan SAE (Supiyardi-Encep Saefulloh).
Dewan Pertimbangan Cabang PDIP Kota Cimahi Fredy Siagian mengatakan, dirinya sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan oknum pengurus partai yang mencoba memperkeruh partai dengan melakukan penarikan dukungan kepada pasangan SAE, karena masalah tersebut merupakan persoalan internal partai.
“Kami meminta maaf kepada KPU Cimahi atas sikap yang dilakukan para pengurus partai terkait penarikan dukungan tersebut, karena sebenarnya hal itu merupakan masalah diinternal partai, sehingga harus diselesaikan di internal, jika ada oknum yang melakukan citra negative seharusnya dilakukan penindakan,” kata Fredy Kamis (26/7).
Sementara itu, Ketua KPU Kota Cimahi Ikin Sodikin mengatakan permasalahan yang disampaikan oleh sejumlah massa PDIP merupakan persoalan internal partai, sehingga KPU tidak bisa ikut campur dalam persoalam partai. “Pengusungan pasangan SAE oleh PKS dan PDIP sudah diputuskan melalui rapat pleno dan pasangan pun sudah sah mendapatkan nomor urut pasangan,” katanya.
Selain itu, kata Ikin, pada saat melakukan pendaftaran pasangan calon walikota dan wakil walikota, setiap pengusung sebelumnya sudah menandatangani surat pernyataan tidak akan melakukan penarikan pendaftaran di KPU.
Sebelumnya, Ahmad Gunawan dan sejumlah pengurus partai menyatakan melakuan penarikan dukungan kepada pasangan SAE, karena adanya surat rekomendasi yang disampaikan DPP PDIP terkait pengusungan calon walikota dan wakil walikota Cimahi oleh PDIP. (M. Fachri)












