Bandung, BEDAnews
Pemerintah kota Bandung mengucurkan bantuan hibah sebesar Rp. 1,92 Miliar lebih kepada Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, dalam rangka mensukseskan Program Bandung Agamis.
“Ya itu dana bantuan dari pemerintah Kota Bandung untuk program Bandung Agamis 2012 sesuai kesepakatan yang telah dibangun sebelumnya, antara pemkot Bandung dengan FDK UIN SGD,“ ujar sumber di Pemkot Bandung, Rabu, (26/7) seraya berharap bantuan hibah tersebut bisa tepat sasaran sehingga program yang di jajaki bisa terwujud.
Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Prof. Dr. H. Asep Muhyiddin, mengakui program Bandung agamis sebagai bentuk kerjasama antara FDK dengan pemerintah kota Bandung.
“Program ini sudah lama dijajaki untuk membangun dan menciptakan kota Bandung Agamis, kami hanya mendukung dan mensuport program ini agar sukses, sebagai bentuk keterlibatan kalangan akademis dalam sisi keagamaan,“ ungkapnya.
Diutarakan Asep, bidikan program Bandung Agamis untuk wilayah Bandung Timur melibatkan 8 kecamatan dan 35 kelurahan. Sedangkan Bandung Agamis menggulirkan empat program yaitu Pengabdian Masyarakt melalui PPM dan Joub, Pembinaan kader para Dai, Pembinaan Imam dan khotib Jumat dan Bakti sosial.
Masih kata Asep, semuanya sudah berjalan, tinggal satu lagi yang baru dilaksanakan yaitu Program Bakti sosial Bandung Agamis melibatkan seluruh dosen FDK. ” Program ini sebagai upaya untuk memanfaatkan uang Negara yang diberikan kepada FDK, dalam bentuk program nyata Bandung Agamis,“ ujarnya.
Ketika ditanya tentang rincian dan penggunaan dana tersebut, Asep tidak bisa menjelaskan, sebab lanjut Dia, masalah itu panitia pelaksana yang lebih mengetahui tentang rincian perkegiatan.
“Untuk urusan angka, saya tidak tahu persis. Saya hanya mendukung, mendorong dan mengetahui program Bandung agamis karena sangat positif untuk di laksanakan,“ katanya. (hargribs)











