KAB. BANDUNG || bedanews.com — Merasa prihatin dengan musibah Pasar Soreang yang mengakibatkan korban nyawa, Direkrtur Jamparing Institut, Dadang Risdal Azis, mendorong Aparat Penegak Hukum bisa bertindak tegas terhadap pengelola Bangun Niaga Perkasa (BNP) yang diindikaaikan lalai dan membangun tidak sesuau bestek.
Daris sapaan akrabnya, menilai kalau pembangunan yang dilaksanakan BNP cenderung asal jadi. Tentang ini jelas harus ada tanggungjawab dari pemborong. Apalagi saat pembangunan Pasar Soreang mempergunakan anggaran tidak kecil.
Bila dikaitkan dengan peristiwa tragis tersebut, Daris merasa kuatir dengan bangunan-bangunan lainnya yang menggunakan jasa BNP. Bukan lagi ini masalah perhatian melainkan pertanggungjawaban dari pihak BNP yang jelas sangat merugikan pemerintah dan masyarakat.












