Ciamis, BEDAnews
Sebanyak 108 anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam) Kab, Ciamis dan DOB Pangandaran pada pemilu legislative (pileg) DPR, DPD, DPRD tahun 2014, secara resmi, Selasa (20/8/2014) dilantik di Hotel Tyara Plaza Ciamis, yang dihadiri unsur KPU, PPK, Pol PP, TNI POLRI, Kejaksaan, serta pemerintahan Kab, Ciamis dan DOB Pangandaran.
Ketua panwaslu Kab. Ciamis, Uce Kurniawan dalam pidato pelantikannya mengajak anggota panwascam menghantar para caleg (calon anggota legislatif) bisa duduk di parlemen secara aspiratif, yang mengerti denyut kepentingan rakyat, serta mengajak agar tidak sungkan-sungkan memberikan penjelasan aturan / regulasi kepada para caleg (aturan main, kampanye, dan sebagainya, red) kepada para caleg.
Anggota panwascam yang dilantik tersebut adalah anggota panwas pada pilbup 2013 dan mejadi panwas pileg 2014. Ada 3 orang yang diganti karena mengundurkan diri dengan alasan tidak punya cukup waktu karena kesibukan baru mereka.
”Pemilu kabupaten Ciamis harus sukses tanpa ekses, dan panwas harus bekerja maksimal agar pemilu berkualitas dan bermartabat. Berkualitas adalah melangkah dengan regulasi yang dilakukan kontestan, dan bermartabat untuk mencapai sesuatu pelaksanaannya dengan bermoral serta beretika,” ujar Uce Kurnawan, sat ditemui BEDAnews.com.
Terkait persoalan internal (penyelenggara pemilu dan regulasi) tentang materi pembekalan, Ketua panwaslu Ciamis, menjelaskan Panwas bekerja doble (pilbup 2013, dan pileg 2014) pada saat bersamaan sementara regulasi berbeda, diantaranya pada pilbup panwas tidak punya kewenangan memindah, menggeser, mencabut atribut kampanye dan harus berkoordinasi dengan satpol PP / pemda, sedangkan pada pileg memiliki kewenangan penertiban atribut bahkan tanpa sepengetahuan tim sukses, dan caleg sekalipun.
Pembekalan yang diberikan Ketua KPUD Ciamis, tentang tahapan-tahapan pileg yang harus diawasi panwas untuk memastikan prosesnya berjalan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Nana Sudiono Ketua panwascam Cijeungjing, Ciamis untuk yang ke 5 kalinya, menyebutkan regulasi selalu berbeda dan untuk mendapatkan informasi baru, kualitas dan kinerja panwas, Nana menganggap penting diberikan pembekalan. “Semoga menjadi bekal awal melangkah dalam rangka pengawasan pileg 2014, sesuai komitmen panwas ingin pemilu berkualitas dan bermartabat,” ujar Nana. (abraham)











