Bandung, BEDAnews
Ketua DPRD Jawa Barat Irfan Suryanagara mengingtakan kepada generasi muda untuk tidak pernah berpikir atau berbicara tentang SARA (suku, Agama, Ras dan aliran), sebelum memiliki dasar ilmu pengetahuan yang kuat. Karena akibat dari ketidak mampuan ilmu pengetahuan yang dimiliki tersebut, akan membuat orang mencari cantolan, padahal kalau telah mempuni tidak akan begitu.
Hal ini dikatakan Irfan dihadapan para petugas Paskibraka (pasukan pengibar bendera pusaka) tingkat provinsi Jawa Barat di loby ruang sidang paripurna DPRD Jawa Barat jalan Diponegoro Bandung, Selasa (20/8).
Adalah hak prerogative Tuhan untuk menetapkan DNA dan pada siapa seeorang akan lahir. Karena itu kalau orang memperdebatkan suku dan agama, berarti yang bersangkutan telah mempersoalkan hak prerogratif Tuhan, katanya.
Untuk itulah anggota Fraksi Partai Demokrat ini sangat mengingatkan agar para teladan ini, bisa menularkan apa yang telah diperolehnya selama pendidikan kepada generasi muda lainnya. (hermanto)











