Karena itu, ketika kita menganalisis perang ini dengan dingin dan rasional, jangan pernah kehilangan kemampuan untuk merasakan. Sebab bangsa Indonesia dikenal di dunia bukan karena kekuatan senjatanya, tetapi karena hati dan keteguhan prinsipnya.
*Penutup*
Kepada para pengambil kebijakan di AS, saya sampaikan:
*Tidak akan ada serangan besar-besaran AS ke Iran dalam waktu dekat*. Gencatan senjata ini bukan jebakan. Ini adalah pengakuan halus bahwa AS kehabisan pilihan, kehabisan amunisi, dan kehabisan sekutu yang bersedia mati untuk kepentingannya.
*Yang bisa kita lakukan sebagai bangsa Indonesia:*
Satu. Jangan terjebak dalam propaganda pro-AS atau pro-Iran. Tetaplah berpegang pada prinsip bebas-aktif.
Kedua. Perkuat ketahanan nasional, terutama di bidang energi, logistik, dan pangan.













