Cimahi, BEDAnews
Dalam acara halal bihalal partai Nasional Demokrat yang dilaksanakan Selasa lalu, Asep Taryana yang merupakan ketua Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Cimahi menyatakan bahwa Nasdem siap mengadakan perubahan. Nasdem adalah partai modern yang mengusung jargon restorasi Indonesia, memang memiliki tekad untuk merestorasi Indonesia secara menyeluruh.
Nasdem yang awalnya didirikan oleh Surya Paloh sebagai organisasi massa, ternyata lebih dulu berdiri sebagai Partai. Hanya saja melihat eskalasi politik Indonesia yang tingkat kepercayaan masyarakatnya makin tipis terhadap partai, maka yang diangkat adalah organisasi massa Nasional Demokrat sebagai sebuah wadah yang menampung aspirasi masyarakat Indonesia dan mengusung perubahan nasional.
Asep Taryana menyatakan bahwa setelah melihat respon masyarakat yang begitu antusias terhadap ormas Nasdem, maka dibukalah pada masyarakat tentang keberadaan Partai Nasional Demokrat yang memang lebih dulu berdiri daripada ormas Nasional Demokrat.
“Perubahan itu bisa terjadi jika kita masuk di parlemen, bukan diluar parlemen. Berteriak diluar pagar boleh saja, tapi tidak bisa ikut dalam perubahan karena di parlemen akan ada pembahasan dan membuat kebijakan serta kesepakatan lainnya yang dituangkan dalam aturan untuk diimplementasikan di negara kita.
Intinya Partai Nasional Demokrat telah membuat komitmen untuk melakukan perubahan di Indonesia karena saat ini perubahan diperlukan untuk membawa negara kita kearah yang lebih baik” kata Asep Taryana yang ditemui Bedanews.com disela acara halal bihalal Partai Nasdem Kota Cimahi.
Sebagai partai modern, Nasdem tentu merangkul semua lapisan masyarakat, bukan hanya masyarakat kecil, namun mereka yang memiliki keinginan adanya perubahan di negeri ini.
Pergerakan Nasdem dalam meraih simpati masyarakat berbeda dengan partai yang mengusung pencitraan, karena itu dinilai sudah sarat dengan kepentingan pribadi. Nasdem juga bukan partai yang money politik, tapi Nasdem adalah partai yang berkomitmen untuk merestorasi Indonesia.
Tidak mengherankan jika di Partai ini bergabung masyarakat dari berbagai kalangan, dari masyarakat kecil, ulama hingga kalangan akademisi dan praktisi. Respon masyarakat terhadap Partai Nasdem sangat bagus, dan itu bisa dijadikan salah satu indikator yang positif dalam peta politik Indonesia saat ini.
Asep Taryana tidak menampik adanya reaksi yang kurang bagus dari partai-partai lama melihat kemajuan Partai yang akan ikut bertarung dalam pilpres 2014 ini. Menurutnya hal ini sangat wajar, karena animo masyarakat terhadap partai Nasdem terbilang sangat bagus, walaupun dalam perjalanannya, sebelum keberadaan Partai Nasdem dideklarasikan, ada pengurus Nasdem yang mengundurkan diri. Mereka tidak mau Nasdem menjadi Partai.
Tapi menurut Asep Taryana, sebenarnya jika kita jeli, dengan jargon Restorasi yang dianut Nasdem seharusnya sudah bisa terbaca kalau suatu ketika Nasdem pun akan menjadi Partai, mengingat restorasi Indonesia tidak dapat dilakukan jika kita hanya berteriak diluar pagar.
Restorasi bisa dilakukan jika kita masuk dalam parlemen. Dan target untuk masuk Parlemen adalah hal yang logis bagi sebuah partai. Target sekian kursi adalah sebuah hitungan, Nasdem mentargetkan kursi sebanyak-banyaknya di parlemen. Dengan jumlah kursi yang dominan, maka restorasi itu bisa dilaksanakan.
Hingga saat ini Partai Nasdem Kota Cimahi sudah mempunyai 40.000 kader (berdasarkan pengumpulan KTP). Asep Taryana merasa optimis akan kenaikan jumlah kader sebelum pemilu legislative 2012.
Untuk itu sekretariat Partai Nasdem Kota Cimahi setiap bulan mengadakan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Disinggung mengenai opportunis partai yang berdesakan ingin ikut bergabung dengan Partai Nasdem, Asep Taryana hanya tersenyum.
Pihaknya menyeleksi dengan ketat mereka yang ingin bergabung, jangan sampai kebiasaan lama terulang kembali di Partai ini, sahutnya santai seraya menyebut beberapa nama “pemain politik” yang hingga saat ini belum di beri peluang untuk bergabung. (Z/A)













