Garut, BEDAnews
Agenda audensi yang telah dijadwalkan sebelumnya oleh komisi A dengan beberapa LSM, camat, KPU dan Panwas, Jumat (07/09) akhirnya bubar tanpa keputusan jelas, dan sejumlah LSM yang hadir menyatakan kekecewaannya.
LSM yang hadir tersebut diantaranya dari Komunitas Mantan Narapida Garuda Utama (KOMANAGA), Aliansi Santri Garut (ASG), Pemuda Anshor, Persatuan Ojeg Wanaraja (POW) dan organisasi lainya, sedangkan unsur pemerintah yang hadir adalah kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Garut, Drs. Aji Sekarmaji, M.Si, 42 orang camat, serta unsur pimpinan Panwaslu.
Sementara pihak yang tidak hadir adalah seluruh pimpinan KPU, serta sebagian besar anggota komisi A DPRD Garut yang saat itu hanya diwakili oleh Drs. Oman Abdurrohman dari Fraksi Demokrat.
Sekjen Komanaga Apen Supriady, menyebutkan pertemuan ini merupakan yang ketiga kalinya digelar, setelah dua kali jadwal pertemuan sebelumnya batal digelar karena alasan jadwal komisi A yang padat. Malah dalam pertemuan yang ketiga ini, bukan LSM LSM yang menjadwalkan, tapi pihak komisi A yang menjadwalkan.
"Komisi A dinilai melecehkan kami dan semua undangan yang telah hadir, karena mereka sebagai tuan rumah yang mengundang, tapi tuan rumah yang melanggar kesepakatan dengan hanya mewakilkan satu orang. Kasian ke 42 camat yang telah hadir, mereka datang dari jauh dan tepat waktu, ada yang dari Caringin, Mekarmukti dan sebagainya, kedatangan mereka kesini mengorbankan pelayanan kepada masyarakat yang seharusnya mereka dahulukan, dan komisi A tidak menghargai itu," ketusnya.
Sementara itu ketua ASG Ir. Deni Ranggajaya juga menyayangkan ketidak hadiran KPU yang mempunyai peran penting dalam audensi kali ini, dan pertemuan selanjutnya juga belum jelas kapan dilakukan.
Ditempat yang sama, Surya Panunggang, salah satu tokoh pergerakan yang akrab dipanggil si Enggang juga menghujat sikap anggota komisi A yang dinilai telah melecehkan banyak pihak.
"Mereka dipilih oleh rakyat, makan duit rakyat, tapi tidak menghargai rakyat yang telah dipilihnya, ini merupakan pengkhianatan terhadap rakyat," ucapnya berteriak di tengah ruang sidang paripurna DPRD Garut.
Oman Abdurrohman, satu satunya perwakilan dari komisi A saat itu menjelaskan, bahwa ketidakhadiran anggota komisi A lainnya, dikarenakan saat ini sedang mengurus agenda internal partai yaitu verifikasi partai yang sedang dilakukan oleh KPUD Garut menjelang pemilu 2014.
Agenda audensi itu sendiri tadinya akan membahas mengenai carut marutnya rekruitmen panwas kecamatan yang dilakukan oleh Panwaslu Garut, serta rekruitmen Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) yang dilakukan oleh KPUD Garut terkait dengan pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat yang rencananya digelar 2013 mendatang.
Koalisi LSM ini mempertanyakan rekruitmen anggota panwascam dan PPK yang dinilai tidak transparan serta diduga banyak titipan titipan dari beberapa pihak yang berkepentingan. (Yuyus)












