MEDAN || Bedanews.com – Gerakan Kristen Indonesia Raya (Gekira) Sumatera Utara turun ke Universitas Sumatera Utara (USU) untuk melakukan klarifikasi terkait permasalahan penutupan Chappel USU yang kini memicu kontroversi.
Ketua Gekira Sumut, John Sari Haloho mengatakan, kedatangan mereka ke kampus tersebut untuk bertemu langsung dengan pihak yayasan Chappel USU guna mendapatkan informasi yang lengkap terkait masalah yang kini menjadi salah satu sorotan di media massa dan media sosial.
โKami turun karena sekarang narasinya juga mulai berkembang dan ada yang menyinggung nama Presiden kita pak Prabowo Subianto. Kami meminta apa pun persoalan soal Chappel ini janganlah bawa-bawa nama pak Prabowo,โ kata John Sari Haloho, Senin (25 Mei 2026).












