Menurutnya, diamnya ulama bakal semakin mendegradasi peran ulama sebagai pengayom umat.
Arus penolakan kehadiran PT. Ormat Geothermal Indonesia semakin masif.Berbagai elemen baik anggota DPD, LSM, Organisasi sosial, Mahasiswa, masyarakat adat, tokoh agama, cendikiawan telah menyatakan sikap penolakan terhadap kehadiran PT. Ormat sebagai pengelola panas bumi Talaga Rano, Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.
Sebelumya sejumlah elemen seperti JATAM, Malut Institute, FORNUSA, Masyarakat Adat Waiyoli, SEMAINDO, GCP, FORMAPAS, LMD, menyusul sejumlah tokoh diantaranya dai Dr. (Cand) Thariq Kasuba, Lc.MA, intelektual Muhammad Zulfikar Rakhmat dan Wishnu Try Utomo menyatakan penolakan atas kehadiran PT. Ormat itu.













