Karena itu, lanjut ia, bencana harus menjadi bahan refleksi dan pendidikan: 1) Guru IPA menjelaskan hubungan hutan–air–bencana; 2) Guru IPS mengulas tata ruang dan relasi kekuasaan; 3) Guru agama menanamkan amanah sebagai khalifah; 4) Guru seni membangkitkan kesadaran ekologis melalui karya.
Merawat Semesta Adalah Tugas Pendidikan
Ia memaparkan bahwa jika tema HGN ingin hidup, perlu langkah nyata: 1) Sekolah hijau menjadi budaya permanen. 2) Literasi bencana dan iklim diwajibkan dalam proyek pembelajaran; 3) Siswa terlibat langsung mengamati lingkungan sekitar. 4) Guru diberi ruang mengangkat isu ekologis meski tak masuk kisi ujian; 5) Pemerintah daerah menjadikan edukasi ekologi sebagai program strategis.
Bukankah Allah mengingatkan kembali melalui ayat kekhalifahan: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi.” (QS. Al-Baqarah: [2]: 30). Maksud ayat: diatas, tugas memelihara bumi adalah bagian dari ibadah dan amanah besar manusia.













