Sekolah lebih sibuk mengejar angka, rapor, dan administrasi; sementara cinta lingkungan diletakkan di pinggir. Sebagai khalifah di bumi, manusia memiliki tanggung jawab besar yang sejalan dengan fitrah penciptaannya sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 30 tersebut.
Bencana Harus Menjadi Bahan Ajar
Dijelaskan, kurikulum kita terlalu steril dari realitas hidup: 1) belajar iklim, tetapi tak memahami banjir di kampungnya; 2) belajar ekosistem, tetapi tak diajak melihat rusaknya daerah resapan; 3) belajar akhlak, tetapi tanpa konteks amanah ekologis.
“Disini, Allah kembali menegaskan amanah kekhalifahan: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi.” (QS. Al-Baqarah: [2]: 30). Maksud ayat: manusia diberi tanggung jawab memakmurkan bumi dan menjaga keseimbangannya.” Tandasnya.













