• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Munas ASAFI 2026: Autokritik Pendidikan Islam dan Matinya Nalar Filsafat

Munas ASAFI 2026: Autokritik Pendidikan Islam dan Matinya Nalar Filsafat

Hargib by Hargib
23 Oktober 2026
in Edukasi, News, Ragam
0
Ketua Umum ASAFI, Prof. Dr. Kholid Al Walid,M.Ag saat memberi sambutan  pada Simposium dan Munas ASAFI 2026 di Hotel Ibis, Bandung-Jawa Barat, Kamis, (22/10)/Foto Bedanews.com

Ketua Umum ASAFI, Prof. Dr. Kholid Al Walid,M.Ag saat memberi sambutan pada Simposium dan Munas ASAFI 2026 di Hotel Ibis, Bandung-Jawa Barat, Kamis, (22/10)/Foto Bedanews.com

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ditambah lagi, dikotomi akut antara ilmu agama dan sains masih dipelihara. Upaya integrasi-interkoneksi ilmu yang diklaim telah berjalan, dinilai hanya menyentuh kulit luar, gagal menyentuh akar epistemologi.

“Solusinya adalah pemulihan paradigma tauhid melalui scientia sacra. Menempatkan keesaan Tuhan sebagai pusat seluruh cabang pengetahuan,” tegasnya.

Ia mengecam cara pandang pragmatis yang menilai filsafat hanya dari kacamata pasar kerja. Baginya, filsafat adalah tulang punggung peradaban berpikir.

“Filsafat mestinya bukan sekadar pelajaran, tetapi bangunan dari setiap kurikulum fakultas dan prodi di seluruh Indonesia,” katanya.

BeritaTerkait

Santri, Algoritma, dan Nurani

23 Oktober 2026

Refleksi Hari Santri 2026: Gelar Boleh Tinggi, Amanah Jangan Dikhianati,Sudahkah Kita Menjadi Rahmat Bagi Negeri?

23 Oktober 2026
Tamparan Soal Akreditasi Unggul

Pernyataan senada namun lebih menohok datang dari perwakilan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Munir, M.A.Ia menegaskan, di era kecerdasan buatan (AI), filsafat Islam justru semakin relevan sebagai penjaga moralitas dan spiritualitas. Teknologi tanpa etika hanya akan menjadi bencana.Namun Dr. Munir juga menampar internal pengelola Prodi AFI dengan fakta pahit soal akreditasi.

Page 3 of 4
Prev1234Next
Tags: Autokritik Pendidikan IslamMatinya Nalar FilsafatMunas ASAFI 2026
Previous Post

Sinergi TNI dan PB ESI, Grand Final Esports Championship 2026 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka

Next Post

TNI AL DAN KEMENTERIAN ESDM BERSINERGI TINDAK DUGAAN PELANGGARAN DISTRIBUSI BBM KAPAL SPOB NURFAIZA 03

Related Posts

Edukasi

Santri, Algoritma, dan Nurani

23 Oktober 2026
Edukasi

Refleksi Hari Santri 2026: Gelar Boleh Tinggi, Amanah Jangan Dikhianati,Sudahkah Kita Menjadi Rahmat Bagi Negeri?

23 Oktober 2026
News

Kemendagri dan Pemprov Papua Selatan Sinkronkan Nomenklatur Pendidikan Khusus

23 Oktober 2026
Ragam

Terpaksa Mengunakan Swadaya dan Gotong-royong, untuk Pembangunan Jalan Warga kampung Saluyu Cianjur

23 Oktober 2026
Ragam

BKPRMI DKI Dorong Sertifikat Juara FASI Bisa untuk Jalur Prestasi

23 Oktober 2026
Ragam

Perkumpulan Orang Banten Gelar Baduy Lestari dan Milad Ke-8 PUB, Salurkan 70.000 Bibit Tanaman untuk Masyarakat Adat Baduy

23 Oktober 2026
Next Post

TNI AL DAN KEMENTERIAN ESDM BERSINERGI TINDAK DUGAAN PELANGGARAN DISTRIBUSI BBM KAPAL SPOB NURFAIZA 03

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021