Ia menambahkan, dari lima rute BRT sebanyak 90 bus dioperasionalkan untuk melayani rute-rute tersebut.
Operasional penuh lima rute itu, akan dimulai pada 1 Januari 2025.
Dhani juga mengatakan, dengan adanya pengalihan tiga rute dari Kementrian Perhubungan, pihaknya dapat meningkatkan dan memperbaiki pelayanan transportasi massal kepada masyarakat.
Mengingat, tingginya angka kemacetan di wilayah Bandung Raya, yang memerlukan transportasi massal yang murah dengan layanan prima.
“Kita mendorong masyarakat menggunakan angkutan umum dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Tentunya kita untuk mendorong tersebut kita memperbaiki layanan. Perbaikan layanan itu operator harus didorong standar pelayanan minimal,”jelas dia.
Dhani juga mengatakan, dengan perbaikan dan standar pelayanan minimal tersebut, masyarakat dapat menikmati fasilitas prima, seperti diantaranya bus ber AC, bersih, pembayaran cashless, tidak berhenti sembarangan, dan berhenti di tempat yang sudah ditentukan.












