Ketua Komisi Ukhuwwah Islamiyah MUI Jawa Barat, Prof. Dr. KH. Dindin Solahudin, M.A., menilai kondisi Ukhuwwah Islamiyah di Jawa Barat pada dasarnya sudah sangat baik.
“Kuatnya tradisi silaturahmi, peran ulama dan pesantren, keberadaan ormas Islam, masjid, perguruan tinggi, serta budaya gotong royong merupakan modal besar masyarakat Jabar,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan saat ini bukan memulai dari nol, melainkan merawat yang sudah baik, menumbuhkembangkan yang telah tumbuh, dan memperkuat yang telah terbangun.Prof. Dindin menekankan silaturahmi sebagai cara paling efektif merekatkan umat.
“Melalui silaturahmi, umat saling mengenal, saling memahami, membuka ruang tabayyun, mengurangi prasangka, serta membangun kepercayaan sebagai dasar kolaborasi,” katanya.
Tasamuh dan Tabayyun di Tengah Perbedaan
Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat, Dr. K.H. Asep Zaenal Muttaqien, S.T., M.Ag., mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan meski ada perbedaan dalam persoalan ijtihadi.













