Perputaran fiktif ini berlangsung sejak 2015, dengan pola setor tarik setiap hari dari perputaran yang relative rendah, hingga tahun 2022 dengan perputaran fantastis.
MT menambahkan pada Tahun 2020 sampai dengan tahun 2022 dimana saat Covid kondisi pasar merosot sekali, perputaran fiktif ini ternyata membantu sekali sehingga terlihat omset penjualannya seolah-olah stabil dan Bank melihat bahwa perusahaan pelapor ini seperti benar-benar mapan dan tidak terpengaruh meskipun diterpa COVID 19.
Awal mula pertikaian pelapor dengan MT terjadi sekitar tahun 2020 saat itu usaha MT terpuruk dan mengalami kerugian sehingga pada tahun 2022 pabriknya dipailitkan oleh beberapa supplier.
Saat itu pelapor (The Siau Tjiu), memanfaatkan Akta penitipan uang yang fiktif itu, dengan masuk ke pabriknya dan mengaku bahwa pabrik itu miliknya dengan mengenakan baju krimsus, dikawal sejumlah aparat kepolisian, tentara dan banyak preman.













