MRP harus melindungi dan mendukung semua suku, baik yang hidup di pesisir dengan tradisi maritim mereka, maupun yang hidup di pegunungan dengan budaya agrarisnya.
MRP harus berperan sebagai penghubung yang menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan kepentingan masyarakat pesisir dan pegunungan. Kedua kelompok ini memiliki peran penting dalam membentuk wajah dan identitas Papua Tengah.
Sejarah dan kontribusi dari setiap kelompok, baik dari pesisir maupun pegunungan, harus diakui dan dihormati.
MRP, dengan perannya sebagai lembaga kultural, wajib menjaga keadilan, kesejahteraan, dan keharmonisan antar suku serta memastikan bahwa tidak ada komunitas yang terpinggirkan atau diabaikan. Semua budaya harus dijaga agar tetap hidup dan dihormati.
*Sengketa tapal batas*













