Oleh : A.Rusdiana
Hari raya Idul Adha bukan sekadar momentum ibadah ritual, tetapi momentum pendidikan ruhani tentang ketaatan, pengorbanan, persaudaraan, dan pengampunan. Di tengah memanasnya gejolak geopolitik dunia, konflik Iran–Israel, tekanan kemanusiaan di Palestina, serta ketegangan internasional yang melibatkan berbagai kekuatan besar dunia, jutaan jamaah haji dari berbagai negara tetap berdiri bersama di Padang Arafah dengan pakaian ihram putih tanpa membedakan bangsa, bahasa, warna kulit, dan status sosial.
Momentum wukuf di Arafah menjadi simbol bahwa manusia sesungguhnya sama di hadapan Allah SWT. Semua datang membawa doa, harapan, dan penghambaan. Semua memohon ampunan dan rahmat-Nya. Di tengah konflik dan perpecahan dunia modern, Arafah menghadirkan pelajaran besar tentang ketundukan kepada Allah SWT, pengendalian diri, pentingnya persaudaraan kemanusiaan, serta kekuatan doa dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.













