Bandung, Beanews.com
Ujian Akhir Semester diganti pentas seni dan seminar. Filsafat sosial-politik diuji lewat aksi nyata, bukan tes tulis
– Mahasiswa Magister Studi Agama-Agama S2 SAA dan Aqidah Filsafat Islam S1 AFI UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Seminar dan Pentas Seni “Merawat Peradaban Cinta” di Gedung Pascasarjana, Kamis 25/6/2026.
Berbeda dari ujian konvensional, kegiatan ini jadi UAS mata kuliah Filsafat Sosial Politik dengan model Project Based Learning. Mahasiswa langsung merancang, mengeksekusi, hingga merefleksi kegiatan. Tujuannya: menguji pemahaman teori lewat dampak nyata untuk kehidupan sosial dan kebangsaan.
Moderasi lewat Cinta, Bukan Sekadar Toleransi
Ketua Prodi S2 SAA Prof. Dr. Taufiq Rahman, M.A., Ph.D membuka acara. Ia menegaskan moderasi beragama adalah kebutuhan dasar bangsa majemuk. “Penguatannya tak cukup normatif. Harus dipahami lewat sejarah, pemikiran, dan konteks sosial. Perguruan tinggi bertugas menyiapkan generasi yang damai di tengah perbedaan,” ujarnya.













