Narasumber utama, Prof. Dr.Usep Dedi Rostandi, Lc., M.A., Direktur Eksekutif Rumah Moderasi Beragama UIN Bandung, memaparkan “Moderasi Beragama Berbasis Cinta”. Menurutnya moderasi bukan sekadar toleran, tapi bertumpu pada keadilan, keseimbangan, penghormatan martabat manusia, dan komitmen kebangsaan.
“Semua agama punya nilai cinta. Moderasi harus diterjemahkan jadi aksi yang bermanfaat,” katanya.
Sementara,Nyimas An Aminah, M.Pd. menambah wawasan lewat tema “Merawat Peradaban Cinta via Dakwah, Medsos, dan Aksi Kemanusiaan”. Ia menyorot peran gen Z membangun narasi damai di ruang digital dan memperkuat budaya dialog di tengah polarisasi.
Diskusi dipandu Dr. Neng Hannah, M.Ag. dan berjalan interaktif. Mahasiswa dari lintas prodi merefleksikan teori filsafat sosial-politik dengan isu aktual: toleransi, keadilan sosial, HAM, solidaritas, dan demokrasi.













