Artinya : “Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya” (QS. al-Baqarah [2]: 286).
Pada akhirnya serangkaian pekerjaan yang kita lakukan mensyaratkan keikhlasan Bekerja tidak melulu soal mencari uang dan keuntungan tapi lebih daripada itu, adalah kewajiban seorang manusia kepada Allah subhanahu wata’ala untuk bekerja, untuk mencari nafkah, serta untuk menunaikan kewajiban-kewajiban Islam yang lainnya. Karena itu, agar bernilai ibadah, bekerja harus ikhlas lillahi ta’ala. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi: Artinya: “Sesungguhnya Allah subhanahu wata’ala tidak akan menerima sebuah amal kecuali yang ikhlas dan semata-mata mengharap wajah Allah subhanahu wata’ala.”













