Pertama: Berorientasi ke Masa Depan; Muslim yang beretos kerja tidak hanya bermodal semangat tapi harus memiliki orientasi ke masa depan. Ia bekerja berdasarkan perhitungan dan rencana yang matang untuk terciptanya masa depan yang lebih baik. Sebagaimana dijelaskan al-Qur’an dalam surat Al-Hasyr ayat 18,“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. al-Hasyr/59: 18).
Artinya, sebagai seorang muslim, orientasi kerjanya tidak hanya terbatas pada kehidupan di dunia tapi juga demi membangun kehidupan akhirat. Seluruh aktifitas kerja di dunia harus disadari sebagai perjalanan menuju kehidupan akhirat yang hakiki.













