“Siapa saja yang mengurusi urusan dari umatku, lalu ia sayang pada umatku, maka sayangilah ia.” (HR. Muslim no. 1828).
Pemimpin yang penuh kasih sayang akan mampu membuat kebijakan yang memihak rakyat, mendorong kemajuan, dan memperhatikan kesejahteraan semua golongan. Gen Z dapat berkontribusi dengan: 1) Membuat gerakan sosial yang mendukung kebijakan pro-rakyat; 2) Aktif dalam dialog publik untuk menyampaikan aspirasi dengan cara yang santun dan konstruktif.
Dengan doa dan partisipasi aktif ini, generasi muda dapat membantu pemimpin menjadi sosok yang amanah dan adil.
Yang Kedua: Menyikapi Pemimpin yang Membuat Kesulitan bagi Rakyat;
Rasulullah Saw. juga memberikan ancaman terhadap pemimpin yang menyulitkan rakyatnya:
“Siapa saja yang mengurusi urusan dari umatku, lalu ia membuat susah umatku, maka susahkanlah dia.” (HR. Muslim no. 1828).













