Sayangnya, GAP yang sering terjadi adalah “banyaknya rakyat yang lebih memilih mencela atau bersikap pesimis terhadap pemimpin baru. Padahal, doa dan dukungan moral adalah langkah pertama yang sangat dianjurkan dalam Islam untuk memastikan keberhasilan kepemimpinan mereka.
Bagi generasi muda, terutama Gen Z, bahwa partisipasi mereka tidak berhenti di bilik suara. Dalam menghadapi era Society 5.0 dan menuju Indonesia Emas 2045, generasi muda harus menjadi agen perubahan yang mendukung pemimpin dengan doa, kritik membangun, dan kontribusi nyata bagi bangsa. Paling tidak, ada tiga sikap pembelajaran yang perlu diperhatikan pasca Pilkada Serentak, diantaranya:
Pertama: Mendoakan Pemimpin agar Memiliki Kasih Sayang terhadap Rakyat;
Rasulullah Saw. mengajarkan kita untuk mendoakan pemimpin agar memiliki kelembutan hati dan kasih sayang dalam mengurus rakyatnya:













