Pada akhirnya, bagi pembaca awam kekinian dan masyarakat di warung-warung kopi, dinamika ini memberikan pelajaran penting. Isu agama di panggung politik nasional bukan lagi sekadar persoalan dogma atau ideologi murni, melainkan alat konsolidasi kekuasaan yang dikemas rapi agar relevan dengan isi perut dan ketenangan hidup warga sehari-hari.***
Penulis adalah:
– Alumni Universitas Al-Azhar Kairo Mesir,
– Kandidat Doktor di Pascasarjana S3 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,
– Dosen STAI Yogyakarta,
– Pengasuh Pesantren Latifah Mubarokiyah Bantul,
– Ketua Yayasan Majma’ Bahrain Internasional,
– Ketua Harian Paguyuban Keluarga Pasir se-Dunia (PKPD),
– Penasihat Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN).













