Oleh : Ahmad Rusdiana-
25 September 2026 M / 13 Rabi’ul Akhir 1448 H-Memberikan ruang bagi kita untuk kembali bermuhasabah: sudah sejauh mana ilmu, kemampuan, profesi, dan pekerjaan kita menghadirkan manfaat bagi orang lain?
Di lingkungan pendidikan tinggi, Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 telah bergerak dari Minggu ke-4 menuju Minggu ke-5. Masa awal semester perlahan berlalu. Semangat awal mulai diuji oleh rutinitas.
Tugas bertambah, target mulai menuntut penyelesaian, dan tanggung jawab semakin nyata.Pada titik inilah kita perlu bertanya: apakah profesionalitas hanya berhenti pada kemampuan menyelesaikan tugas, atau telah bergerak menjadi pelayanan yang menghadirkan manfaat?
Profesionalitas Bukan Sekadar Kompetensi
Secara teoretis, profesionalitas tidak hanya berkaitan dengan penguasaan pengetahuan dan keterampilan khusus, tetapi juga memiliki dimensi orientasi pelayanan. Dalam kajian klasik, William J. Goode menempatkan dua unsur penting: penguasaan pengetahuan khusus melalui pendidikan yang panjang dan service orientation — orientasi pelayanan kepada pihak yang membutuhkan keahlian tersebut.













