“Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan terus-menerus meskipun sedikit.” (HR. Bukhari & Muslim).
Pada pendidikan, ini berarti konsistensi belajar harian, disiplin menyelesaikan tugas, dan manajemen waktu analog dengan menyiram benih iman setiap hari.
Kedua: Evaluasi Diri; Karena amal diangkat di bulan Sya’ban, maka ini adalah momen muhasabah: mengevaluasi kekuatan dan kelemahan diri sebelum semester genap berlangsung. Pelajaran evaluasi diri (muhasabah) dari bulan Sya’ban adalah poin krusial dalam persiapan spiritual dan akademis menjelang semester genap. Berikut adalah penjabaran bagaimana momen diangkatnya amal di bulan Sya’ban dapat menjadi sarana evaluasi diri: (1) Muhasabah Amal (Evaluasi Spiritual) Sya’ban adalah bulan di mana amal perbuatan manusia diangkat dan dilaporkan kepada Allah SWT. (2) Persiapan Akademis (Evaluasi Kekuatan & Kelemahan) Sejalan dengan spiritual, momen ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri akademis. Evaluasi diri di bulan Sya’ban adalah momen untuk meng-upgrade diri (baik spiritual maupun intelektual) agar siap menjalani semester genap dengan lebih kuat, disiplin, dan terarah.











