• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Mengapa Senayan Takut Menjerat Lehernya Sendiri?

Mengapa Senayan Takut Menjerat Lehernya Sendiri?

angel angel by angel angel
27 Agustus 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Secara akademis, perlawanan oligarki ini bisa dibaca lewat teori criminal asset recovery. Menurut pakar hukum Belanda, Marc Groenhuijsen dalam Victimology and Victim Rights (Nijmegen: Wolf Legal Publishers, 2014, hlm. 112), penyitaan aset tanpa pemidanaan pidana (non-conviction based forfeiture) adalah senjata paling efektif melumpuhkan kejahatan terorganisir. Tapi di Senayan, konsep pembuktian terbalik ini ditakuti. Mereka berdalih menjaga Hak Asasi Manusia (HAM), padahal sedang memproteksi dinasti finansialnya sendiri.

Keraguan legislator ini juga berakar dari kekhawatiran atas abuse of power atau kesewenang-wenangan aparat. Pakar hukum Jerman, Claus Roxin dalam Strafrecht Allgemeiner Teil (Munchen: C.H. Beck, 2006, hlm. 45), mengingatkan bahwa instrumen pidana yang sangat represif—seperti eksekusi mati—mudah melenceng menjadi alat pembalasan politik jika peradilan belum bersih. Akibatnya, isu hukuman mati dijadikan komoditas polemik untuk mengalihkan fokus utama: pemiskinan koruptor lewat perampasan aset.

BeritaTerkait

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Page 2 of 3
Prev123Next
Previous Post

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda

Next Post

Ali Maskun: ABPEDNAS Siap Wujudkan Desa Menuju Sejahtera

Related Posts

Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
Ragam

Santrawan Paparang: Jangan Biarkan Polemik Ijazah Jokowi Menggantung, Uji Independen Diperlukan

8 November 2026
Ragam

Menganalisis Ijazah Yang Diunggah Dian Sandi, Dengan Ijazah Yang Dipamerkan di PN Jakarta Timur Dengan Ilmu Logika

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Next Post

Ali Maskun: ABPEDNAS Siap Wujudkan Desa Menuju Sejahtera

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021