• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Mengapa Indonesia Tak Bisa Jadi Mediator Iran-AS

Mengapa Indonesia Tak Bisa Jadi Mediator Iran-AS

kris by kris
12 April 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jika Indonesia tidak bisa menjadi mediator, apakah berarti kita harus diam? Sama sekali tidak.

 

Pertama, Indonesia bisa menjadi bagian dari mekanisme verifikasi teknis di bawah naungan PBB dengan mengirimkan personel militer sebagai tim pemantau gencatan senjata di Selat Hormuz atau Lebanon selatan. Ini peran yang tidak membutuhkan netralitas politik tingkat tinggi, tetapi membutuhkan profesionalisme militer.

BeritaTerkait

PERTUNJUKAN-"Islands”,  sebuah program seni pertunjukan yang mempertemukan kepekaan tubuh dan dialog lintas budaya digelar di Teater Salihara Jakarta pada (9 dan 10 Mei 2026). (Foto: Taiwan Economic and Cultural Office/TECO).

Salihara dan Grup Tari Taiwan Hadirkan “Islands”, Pertunjukan Dialog Tubuh dan Identitas

11 Mei 2026

Naga itu Bernama Adam Alis, Hadang Persija 2-1 Langsung

11 Mei 2026

 

Kedua, Indonesia bisa berperan di belakang layar (back-channel diplomacy) melalui saluran tidak resmi, tanpa harus menjadi mediator utama di depan kamera.

 

Ketiga, Indonesia bisa fokus pada aspek kemanusiaan evakuasi WNI, bantuan kemanusiaan, serta advokasi di forum PBB tentang perlindungan warga sipil.

 

Penutup

 

Page 5 of 7
Prev1...4567Next
Previous Post

Wagub Rano Karno: Sinergitas Dengan INKINDO DKI Jakarta, Wujudkan Pembangunan Berkesinambungan

Next Post

Kasus AY, Titik Balik Evaluasi Kebebasan Berekpresi di Indonesia

Related Posts

PERTUNJUKAN-"Islands”,  sebuah program seni pertunjukan yang mempertemukan kepekaan tubuh dan dialog lintas budaya digelar di Teater Salihara Jakarta pada (9 dan 10 Mei 2026). (Foto: Taiwan Economic and Cultural Office/TECO).
Ragam

Salihara dan Grup Tari Taiwan Hadirkan “Islands”, Pertunjukan Dialog Tubuh dan Identitas

11 Mei 2026
Ragam

Naga itu Bernama Adam Alis, Hadang Persija 2-1 Langsung

11 Mei 2026
Ragam

BALA-BALA PERSIB

11 Mei 2026
Ragam

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

11 Mei 2026
FOTO BERSAMA-Ketua IKA SPS UNNES, Irjen Pol Dr Susilo Teguh R, M.Si (duduk depan paling kiri) foto bersama para Pengurus, usai Silaturahim dan Rapat Kerja. (Foto Ist).
Ragam

Gebrakan Prof. Arthur, Lampung Jadi Fokus Ekspansi PERADI Profesional Selanjutnya

11 Mei 2026
Ragam

SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia, yang diadakan Dewan Pers

11 Mei 2026
Next Post

Kasus AY, Titik Balik Evaluasi Kebebasan Berekpresi di Indonesia

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021