Meski dugaan keterlibatan Gibran dalam akun “Fufufafa” belum terbukti secara hukum, isu ini telah memicu kegaduhan politik. Dengan demikian, boleh jadi isu ini mungkin bisa menjadi amunisi bagi para pengkritik Wapres Gibran, termasuk mungkin dari kalangan Forum Purnawirawan Prajurit TNI.
Tidak menutup kemungkinan, isu akun “Fufufafa” turut menjadi latar belakang Forum Purnawirawan Prajurit TNI mengajukan sejumlah tuntutan kepada lembaga negara. Mereka merilis delapan pernyataan sikap yang ditandatangani oleh 103 jenderal, 73 laksamana, 65 marsekal dan 91 kolonel. Usulan pemberhentian Wapres Gibran menjadi hal yang paling mengemparkan publik.
Sejumlah tokoh purnawirawan terkemuka turut membubuhkan tanda tangan dalam pernyataan tersebut, antara lain mantan Wakil Panglima ABRI, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, mantan KSAD, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, mantan KSAL, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto dan mantan KSAU, Marsekal TNI (Purn) Hanafi Asnan. Tokoh paling senior dan disegani yang juga turut menandatangani adalah mantan Wakil Presiden Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.












