Selasa malam, atau sesaat setelah kedua tahanan kabur, personel polisi, aparat (pengawal tahanan) Kejari Jakarta Utara serta petugas pengadilan menyisir rumah dan bangunan yang ada di kawasan tersebut.
“Kami melakukan pencarian keberadaan pelaku, tetapi yang satu orang tidak berhasil diketemukan,” tuturnya.
Tommy mengatakan, tahanan ini kabur dari bagian belakang pengadilan dan melompati atap rumah. Maka sempat petugas mengetuk sebuah rumah yang berjarak seratus meter dari PN Jakarta Utara untuk mencari terdakwa yang kabur itu.
“Rumah bertingkat tiga itu digedor dan dipanjat petugas untuk mencari tahanan yang diduga bersembunyi di langit-langit. Sempat petugas memanjat atap dan mencari keberadaan tahanan menggunakan senter sebagai penerangan. Tetapi hasilnya tetap saja nihil,” imbuhnya. (Sena).













