Lalu, Jokowi yang terkenal licik, apakah tidak akan membangun figurasi wajah ibukota menjadi topeng kesuksesan dirinya selama menjabat 10 tahun, lalu berencana akan menjadikan Gibran kelanjutan dirinya yang sukses memimpin tanah air melalui tunduknya warga ibu kota negara yang ternyata mendukung pilihan partai yang dipimpin oleh koalisi yang Ia bentuk, termasuk kedua pasangan Cagub Ri-Ka dan Suswono (PKS), yang baru saja tinggalkan Anis demi mendukung antek-antek Jokowi. Dan Ri-Ka-Sus yang juga didukung oleh Ketum partai PSI yakni anak kandungnya Kaesang bin Jokowi.
Maka warga Jakarta andai memberi dukungan kepada Ri-Ka lalu kursi Jakarta 1 diperoleh, maka sebuah pertaruhan politik atau politik judi yang tak jelas keuntungannya selain jelas dampak kerugiannya di cermin sosiologi hukum dan politik kelak.













