Dari dimensi sosial, tradisi pembacaan Al barzanji secara faktual mampu mendinamisasi masyarakat menjadi sholeh sosial. Selain berminat bersedekah juga berminat menjadi semacam sponsorship kegiatan ritual tersebut. Lingkungan yang sebelumnya belum familiar dengan peringatan tersebut berubah menjadi sangat familiar. Maka, muncul jamaah sholawat nabi bagi kaum Adam maupun kaum hawa.
Sebagai pendatang di kampung yang belum “sholeh”, saya banyak mengambil prakarsa spiritual, mulai dari mengajak membaca surat Yasin, di balai kampung,- diteruskan main gaple sampai haul massal/haul jamak dan safari maulid, setiap bulan rabiul awal, alhamdulillah terjadi perubahan yang sangat signifikan. Kini kampung saya bisa dikatakan sebagai “kampung sholeh”, yang ramah spiritual dan sholeh sosial. Musholla dan masjid terasa makmur, toleransi sangat terjaga dan banyak orang tua yang aktif di majlis taklim yang berbasis tradisi Nahdliyyin.













