HeadlineHukum

Mantan Bupati Cirebon Akan Laporkan Mantan Ajudannya

BANDUNG, BEDAnews.com – Kecewa karena mantan ajudannya Deni Syafrudin tidak dijadikan tersangka, mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra akan melaporkannya ke Polda Jabar.

“Harusnya KPK mentersangkakan dia, karena dia yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK saat menerima uang dari Gatot Rachmanto, Sekdis PUPR Cirebon,” ungkap Sunjaya usai menghadiri sidang Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Tipikor Bandung, Jln. L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, Senin (6/1/2020).

Dalam sidang PK yang dipimpin hakim Sudira, Sunjaya dan penasehat hukumnya memberikan empat novum. Di antaranya surat pernyataan dari beberapa pegawai kabupaten Cirebon yang menerangkan bahwa Deni Syafrudin sering kali mengatasnamakan Bupati Cirebon tanpa sepengetahuan bupati.

Tak cuma itu, dalam surat pernyataan atas nama pegawai honorer Pemkab Cirebon, disebutkan bahwa kekayaan Deni melonjak hingga miliaran rupiah semenjak menjadi ajudan.

Atas dasar itulah, Sunjaya akan melaporkan Deni ke Polda Jabar. Selain karena kiprahnya yang “menonjol”, Deni juga tidak dijadikan tersangka oleh KPK padahal ia yang pertama ditangkap saat OTT.

“Kasus ini memang kental muatan politik, kami menduga ada yang ‘bermain’. Buktinya hanya saya yang ditersangkakan sedangkan ajudan saya yang jelas kena OTT tidak ditersangkakan. Makanya kami akan (melapor) ke Polda (Jabar). Laporannya lagi dikaji oleh penasehat hukum kami,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Sunjaya mengaku akan terus melawan. Ia merasa sudah dizalimi oleh oknum yang ada di KPK. Menurutnya, dalam kasus ini seperti ada dendam. Selain divonis 5 tahun atas kasus gratifikasi dalam pengangkatan Gatot Rachmanto, kini Sunjaya berhadapan dengan kasus barunya yaitu tindak pidana pencuian uang. Sunjaya pun sudah menjadi tersangka oleh KPK.

“Oknum itu telah disetir oleh lawan politik saya yang kalah dalam pilkada Cirebon. Karena kenapa tidak disatukan saja berkasnya dengan yang sebelumnya, toh kasusnya sebetulnya sama,” ujarnya.

Mantan Bupati Cirebon ini menaruh harapan pada KPK yang baru untuk lebih obyektif dan tidak disetir oleh pihak tertentu.

“Di bawah pimpinan pa Firly, mudah-mudahan KPK sekarang lebih obyektif dan terbebas dari oknum-oknum yang bermain,” tegasnya. (boed)

Selanjutnya

Related Articles

Back to top button
Close