Menjadi Arsitek Nasib Sendiri
Untuk setiap anak muda yang saat ini sedang merenung di atas sajadah sambil menatap layar jurnal yang masih kosong atau jurnal yang sudah penuh coretan, maka ketahuilah bahwa Tuhan sedang menunggumu membawa daftar impian. Jangan ragu untuk meminta hal-hal besar yang mungkin dianggap mustahil oleh manusia lain. Di malam yang lebih baik dari seribu bulan, hukum-hukum logika dunia sering kali dikesampingkan oleh hukum keajaiban Tuhan.
Jadikan malam kemuliaan ini sebagai titik nol untuk merancang ulang hidup. Tulislah setiap harapan dengan keyakinan penuh, karena setiap huruf yang tergoreskan dan setiap kata yang dibisikkan di malam ini memiliki resonansi yang melampaui batas ruang dan waktu. Kita adalah arsitek dari masa depan yang merangkai rencana melalui doa-doa yang dimanifestasikan di hadapanNya.













