Kemungkaran, akan selalu hadir selama manusia masih ada, di manapun dan kapanpun. Ragam dan bentuknya akan terus berkembang sesuai dengan menyebarnya pandangan berpikir manusia. Itu sebabnya, banyak kaum muslim tentu yang sempit dalam memandang kehidupan ini, menganggap bahwa kemaksiatan wajar adanya, bahkan bukan lagi sebuah pelanggaran. Bagai jamur di musim hujan; pornografi, kekerasan, pencurian dan pembunuhan sudah lazim terjadi.
Seperti halnya yang terjadi pada Karta Gunawan (Ba’a) Eks Ketua XTC Cileunyi, yang menjadi korban penusukan dan pembunuhan oknum anggota BRIGEZ setelah menyalurkan bantuan kepada korban terdampak longsor di Cihanjuang, Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jumat 15 Januari 2021, sore hari. (Wartakini.com)
Dari fakta yang terjadi, telah jelas bahwa menghilangkan nyawa merupakan tindakan kriminal dan perilaku tersebut layak untuk dijatuhi hukuman. Apalagi, jika itu adalah nyawa seorang muslim. Karena nyawa seorang muslim itu mahal di sisi Allah Swt.











