Bangunan liar di atas bantaran, sudah lenyap dari pandangan. Sebagai gantinya adalah pohon-pohon cemara dan flamboyan. Melalui inspeksi mendadak, pengintaian dan patroli sungai, ditemukan pabrik-pabrik yang membuang limbah sembarangan. Semua pelanggaran diproses sesuai aturan dan arahan pimpinan. Bila dengan teguran masih membangkang, dilanjutkan dengan sangsi administratif, pembekuan izin dengan pengecoran lubang-lubang siluman.
Purwadi lah Dansektor pertama yang melakukan pengecoran terhadap pabrik yang membuang limbah sembarangan. Pernah dalam 1 hari melakukan 25 kali pengecoran lubang limbah untuk menunjukkan bahwa Satgas Citarum Harum amat cocern, tidak menerima sogokan karena demi kelanjutan kehidupan di masa depan.













