Menurutnya, upaya hukum bisa ditempuh karena sampai saat ini sekelompok orang yang mengaku-ngaku PBMI masih membangun narasi-narasi yang berisi fitnah dan tuduhan yang justru mengganggu pembinaan cabang olahraga beladiri prestasi Muaythai di Indonesia. Apalagi diduga mereka juga menghasut para Atlet untuk ikut terlibat.
“Karena itu saya himbau para Atlet, atau insan Muaythai lainnya, seperti Wasit dan Pelatih, bahwa PBMI di Indonesia hanya satu. Dan PBMI ini yang diakui KONI, KOI dan IFMA. Tidak ada PBMI lain. Jadi kalau kalian ikut ke kelompok yang mengaku PBMI, kalian tidak akan dapat mengikuti pertandingan official. Termasuk PON dan SEA Games serta event resmi internasional dalam payung IFMA. Dan kalian bisa dijatuhi sanksi oleh Badan Yudisial PBMI,” tukasnya.













