“Kami melihat Angkatan Udara berada di jalur terdepan dalam moderasi agama. Kami merasakannya di keuskupan-keuskupan, dengan adanya personel TNI AU yang mengedepankan kualitas dan profesionalitas sebagai anggota TNI, bukan semata-mata soal agama,” kata Mgr. Antonius.
Mgr. Antonius menjelaskan, KWI merupakan wadah musyawarah dan kebersamaan para uskup, bukan lembaga dengan garis komando. Saat ini Gereja Katolik Indonesia memiliki 39 keuskupan, termasuk Keuskupan baru hasil pengembangan Keuskupan Labuan Bajo.
Dalam konteks pembinaan personel TNI dan Polri, KWI siap memperkuat jejaring dengan keuskupan-keuskupan di berbagai daerah. Jaringan tersebut dinilai penting untuk memastikan prajurit dan keluarga Katolik memperoleh pelayanan rohani yang memadai, meskipun jumlah imam yang secara organik berada di lingkungan TNI masih terbatas.













