Dalam pidatonya, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menegaskan bahwa, pers bukan sekadar menyampaikan berita. Ia punya peran strategis dalam menyebarkan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan. “Jurnalisme yang baik bisa membuat masyarakat lebih sadar dan berkontribusi dalam membangun ketahanan pangan kita,” ujarnya.
*Gotong-Royong, Masa Depan Pers*
Lebih dari sekadar agenda tahunan, HPN 2025 di Banjarmasin membuktikan bahwa gotong-royong adalah modal sosial yang harus terus dirawat. Tantangan di depan tidak ringan. Pers yang berkualitas tidak bisa berdiri sendiri; ia harus bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, dari pemerintah hingga dunia usaha.
Sebagai bentuk apresiasi, Hendry Ch Bangun menyampaikan terima kasih kepada para sponsor yang telah berkontribusi dalam mendukung suksesnya HPN 2025 yakni Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Triputra Group, PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan PT Nestle Indonesia. Dan, tentu saja tuan rumah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Tanpa dukungan mereka, tentu ada banyak kendala yang harus dihadapi.











