Berdasarkan data, kejadian KA tertemper kendaraan di perlintasan sebidang dari 1 Januari s.d. 23 Oktober 2024 ada 17 kejadian dengan jumlah korban (6 Luka-Luka dan 8 Meninggal Dunia).
Sementara untuk kejadian KA tertemper orang di petak jalan ada 37 kejadian dengan jumlah korban (11 Luka-Luka dan 26 Meninggal Dunia). Hal tersebut meningkat di sepanjang Tahun 2023, dimana ada 12 kejadian kendaraan menemper KA (8 Luka-Luka, 3 Meninggal Dunia) dan 35 kejadian orang menemper KA (11 Luka-Luka, 24 Meninggal Dunia).
Takdir menjelaskan bahwa sesuai prosedur, masinis selalu membunyikan semboyan 35 berupa seruling lokomotif saat mengetahui ada kendaraan/orang didepannya.
Namun seruling lokomotif tersebut seringkali tidak didengarnya, sehingga kejadian Kereta Api tertemper pejalan kaki ataupun kendaraan tidak dapat dihindari lagi.













