“Ruang untuk melakukan pengelolaan itu harus didorong secara terbuka. Saya
meminta negara memiliki peran,” kata Dedi saat memimpin kunker Komisi IV DPR RI.
Peran negara tersebut, ujar Dedi, bisa diartikan kepala daerah yang memiliki andil dalam hal kesejahteraan masyarakat sebagai imbas dari pengolahan tanah itu.
“Jika HGU nya untuk tebu, maka mutlak harus digunakan untuk menanam
Tebu.Tetapi juga kan orang tidak bisa mengubah sekaligus. Bisa dilakukan
pendekatan secara persuasif, humanistik, dan berikan tawaran. Petani itu kan kalau
diberikan tawaran bahwa ini lebih menguntungkan, pasti ikut kok,” Tambah Dedi.
Direktur Utama PT RNI (Persero) Arief Prasetyo Adi berterima kasih dan
mengapresiasi kesediaan Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan ke PG Jatitujuh,
Majalengka. Ia menjelaskan, sebagai BUMN, RNI mendapat penugasan dari
pemerintah untuk mengkampanyekan dan menggalakan budidaya tebu guna
mewujudkan peningkatan produktivitas gula serta memastikan keberpihakan
perusahaan kepada petani tebu rakyat dengan melibatkan dalam program-program kemitraan.













