Toton Rasyid juga menyampaikan harapan, adanya dukungan Pemerintah Kota Semarang terkait perpanjangan izin operasional klinik rehabilitasi BNN, serta penguatan sinergi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa, meskipun dirinya berasal dari latar belakang jaksa, substansi tugas penegakan hukum dan pencegahan narkoba tetap menjadi prioritas utama.
“Mayoritas penghuni rumah tahanan di Indonesia adalah kasus narkoba. Karena itu, pencegahan jauh lebih penting. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjaga generasi muda Kota Semarang agar terhindar dari narkoba,” tutupnya.
Sedangkan Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M, menyambut baik audiensi dan silaturahmi tersebut serta menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Semarang untuk memperkuat kerja sama dengan BNNP Jawa Tengah.













