SEMARANG || Bedanews.com – Kerawanan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang, masih tergolong tinggi dan menjadi tantangan serius yang membutuhkan kerja bersama lintas sektor.
Kompleksitas pola peredaran yang kini memanfaatkan media sosial serta menyasar generasi muda menuntut langkah kolaboratif yang lebih kuat, terstruktur dan berkelanjutan.
Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia dan ketahanan nasional, upaya pencegahan dan penanganan narkoba tidak dapat hanya dibebankan pada aparat penegak hukum semata. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam membangun sistem perlindungan masyarakat, pendidikan karakter, serta deteksi dini di lingkungan sosial dan birokrasi.











