Sedang salah seorang sosok yang terlibat dalam membidani penyelenggaraan program Anugerah Budaya Kota Bandung, Dr. Etti Rochaeti S, M.Hum, menerangkan bahwa pada tahun 2006 muncul gagasan Kota Bandung ingin sebagai kota seni budaya.
Pada saat itu, diceritakan Dr. Etti, dibentuklah sebuah tim untuk persiapan Kota Bandung sebagai kota seni budaya. Terbentuklah BACC (Bandung Art and Culture Council). Anugerah Budaya Kota Bandung jadi salah satu program persiapan menuju kota seni budaya dan hingga kini tetap dijalankan.
Sejak tahun 2006, penilaian bukan berdasarkan audisi tapi tim juri selama satu tahun mengamati, mencari dan menerima masukan dari teman teman-teman pemerhati budaya di Kota Bandung.
“Waktu itu kriteria dengan istilah Panggelar, Pamekar dan Pamentar. Panggelar artinya pencipta, Pamekar itu pengembang dan Pamentar itu pelaku budaya yang mempopulerkan,” terang yang akrab disapa Ceu Etti.













