• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, April 27, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Korban BDS Kirim Surat Terbuka kepada Presiden Prabowo

Korban BDS Kirim Surat Terbuka kepada Presiden Prabowo

Ki Agus by Ki Agus
5 Agustus 2025
in Ekonomi, Headline, Hukum, Ragam
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Menerima informasi dari LSM Baladhika Adhyaksa Nusantara ( LSM BAN ) mengenai korban “Gagal Bayar” PT Bandung Daya Sentosa (BDS), bahwa sejumlah perempuan yang merupakan isteri dan pelaku usaha menggelar Konferensi Pers dan Pembacaan Surat Terbuka kepada Presiden Republik Indonesia , H. Prabowo Subianto, Senin kemarin 4 Agustus 2025 di kawasan Jakarta Timur.

Acara yang berlangsung di Gezellig Cafe & Resto, Jalan Pemuda No.74, dihadiri oleh para korban yang mengaku mengalami kerugian finansial, tekanan psikologis, hingga ancaman kehilangan tempat tinggal akibat wanprestasi yang dilakukan oleh BUMD milik Pemerintah Kabupaten Bandung tersebut.

“Kami datang sebagai warga negara yang merasa diabaikan. Kami bukan hanya kehilangan uang, tapi juga kepercayaan terhadap sistem,” ujar Yuan Nilasari, salah satu perwakilan korban dari PT Indo farm dalam konferensi pers.

Kasus gagal bayar PT BDS sebelumnya telah dilaporkan ke berbagai instansi, namun hingga kini belum ada penyelesaian yang memuaskan. Para korban berharap konferensi pers ini dapat membuka ruang dialog dan mendorong pemerintah pusat untuk melakukan audit menyeluruh terhadap BUMD tersebut.

BeritaTerkait

Sinergi Strategis PT. TKG dan UMC: Perkuat Kapasitas Ormawa demi Mencetak Generasi Unggul

27 April 2026

Ikatan Jurnalis Muslim Indonesia (IJMI), Resmi Berganti Pena Muslim Bersatu

27 April 2026

Dalam surat terbuka yang dibacakan, para korban meminta Presiden Prabowo untuk turun tangan menyelesaikan kasus yang telah berlarut-larut sejak awal 2024. Mereka menilai pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Bandung gagal memberikan perlindungan dan kejelasan hukum terhadap para vendor yang telah menyelesaikan pekerjaan namun tidak menerima pembayaran.

“Kami para perempuan, pelaku usaha, dan istri dari pelaku usaha yang menjadi korban PT BDS, meminta negara hadir. Kami tidak ingin anak-anak kami tumbuh dalam ketidakpastian,” timpal ibu Heni dari PT Griya Creative.

Isi Surat Terbuka Korban Gagal Bayar PT Bandung Daya Sentosa (BDS), sebagai berikut:

Kepada Yth.:
– Bapak Presiden Republik Indonesia
– Bapak Kapolri
– Bapak Jaksa Agung
– Bapak Ketua KPK

Dengan hormat,

Kami adalah pelaku UMKM yang terlibat dalam program ketahanan pangan di Kabupaten Bandung melalui kerja sama dengan PT Bandung Daya Sentosa (BDS), sebuah BUMD milik Pemerintah Kabupaten Bandung.

Kami menyampaikan terima kasih kepada media yang telah membantu menyuarakan penderitaan kami. Namun hingga saat ini, belum ada penyelesaian atas wanprestasi PT BDS yang telah menyebabkan kerugian besar bagi kami.

Akibat gagal bayar tersebut:
– Usaha kami terganggu dan terancam bangkrut
– Terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK)
– Kami terjerat utang akibat modal yang tidak kembali
– Salah satu rekan kami bahkan dikriminalisasi

Kami bukan koruptor.
Kami bukan penjahat.
Kami hanyalah wanita pelaku usaha dan rakyat biasa yang tidak mengerti hukum.

Kami memohon kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Bapak Kapolri, Bapak Jaksa Agung, dan Bapak Ketua KPK untuk:
– Memberikan perlindungan hukum kepada kami
– Mengembalikan hak-hak kami agar usaha dapat berjalan kembali
– Mengawasi BUMD agar tidak menyengsarakan rakyat kecil

Bismillahirrahmanirrahim.
Dengan ini kami serahkan harapan kami kepada nurani dan keberanian para pemimpin bangsa.

Hormat kami,
Para Korban Gagal Bayar PT BDS
Perkumpulan Wanita & Istri Pengusaha UMKM Kabupaten Bandung.***

Tags: korban bdsPrabowosurat terbuka
Previous Post

Darurat Literasi Digital, Tantangan Serius Menangkal Hoaks

Next Post

Kongres Persatuan PWI 2025 Siap Digelar, Syarat Ketum dan DPT Ditetapkan

Related Posts

Ragam

Sinergi Strategis PT. TKG dan UMC: Perkuat Kapasitas Ormawa demi Mencetak Generasi Unggul

27 April 2026
Ragam

Ikatan Jurnalis Muslim Indonesia (IJMI), Resmi Berganti Pena Muslim Bersatu

27 April 2026
Ragam

“Off-Ramp dalam Darurat Amunisi: Mengapa AS Memilih Gencatan, Bukan Serangan Besar ke Iran”

27 April 2026
Ragam

Rekam Jejak Sang Maestro Hukum Dr Masyhudi dari Kota Semarang, Jabat Irjen Kemendes

27 April 2026
Ragam

Law Firm Ratakan & Partners: Polisi Bandung Tangkap Otak Pelaku Pengeroyokan Advokat

27 April 2026
Tim peneliti dari program MoRA (Minister of Religion Affairs - Moda Riset Akselerasi) The AIR Funds Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dipimpin Prof. Dr. Lilis Sulastri, turun langsung ke wilayah adat Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, pada 22–24 April 2026./dok.istimewa
Headline

Dari Baduy untuk Dunia: MoRA LPDP Lakukan Riset Spiritual Ecology Hadapi Krisis Pangan Global

27 April 2026
Next Post

Kongres Persatuan PWI 2025 Siap Digelar, Syarat Ketum dan DPT Ditetapkan

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021