• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Kopi Pagi, Etika yang Retak, dan Reboisasi Akal Kita

Kopi Pagi, Etika yang Retak, dan Reboisasi Akal Kita

kris by kris
22 Oktober 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Kondisi riskan inilah yang ditangkap dengan amat jernih oleh cendekiawan Yudi Latif. Dalam karyanya bertajuk Wawasan Pancasila: Bintang Penuntun untuk Pembudayaan yang diterbitkan oleh Penerbit Mizan di Bandung pada tahun 2018 (khususnya pada halaman 142 hingga 155), ia membedah bagaimana bangsa ini membutuhkan perpaduan yang utuh antara nalar etis dan nalar ilmiah. Menurutnya, ilmu pengetahuan tanpa pondasi etika hanya akan melahirkan kecerdasan yang dingin dan manipulatif. Sebaliknya, ikhtiar moral tanpa pijakan nalar ilmiah yang terukur hanya akan berhenti menjadi jargon atau slogan kosong belaka.

 

Jika kita menengok ruang publik kita belakangan ini, ketimpangan itu kian nyata. Di satu sisi, nalar ilmiah kerap diabaikan. Berita bohong, asumsi tanpa data, dan perdebatan emosional lebih cepat menyebar dibanding fakta yang sudah diuji secara obyektif. Masyarakat kita begitu mudah terprovokasi oleh potongan video pendek tanpa pernah memverifikasi kebenarannya. Di sisi lain, ketika kecerdasan teknologis meningkat, nalar etis justru sering kali tertinggal di belakang. Banyak orang pintar secara akademis, namun tumpul nuraninya saat dihadapkan pada ketidakadilan sosial, penderitaan sesama, atau kerusakan lingkungan di sekitarnya.

BeritaTerkait

Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Santri 2026 (H. Wawan Godawan Saputra, S.IP, M.AP. Sekretaris)

22 Oktober 2026

Bobbu O Zulkarnain SE, MH, Menyayangkan Polemik pengelolaan kontingen Kota Medan untuk Porprovsu XII 2026

22 Oktober 2026
Page 2 of 4
Prev1234Next
Previous Post

TNI AL DAN DINAS KEHUTANAN GAGALKAN PENYELUNDUPAN KAYU HASIL PEMBALAKAN HUTAN DARI NABIRE KE SURABAYA

Next Post

Kemendagri Dorong Sinkronisasi Pembangunan Giant Sea Wall dengan Tata Ruang Pantura

Related Posts

Ragam

Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Santri 2026 (H. Wawan Godawan Saputra, S.IP, M.AP. Sekretaris)

22 Oktober 2026
Ragam

Bobbu O Zulkarnain SE, MH, Menyayangkan Polemik pengelolaan kontingen Kota Medan untuk Porprovsu XII 2026

22 Oktober 2026
Ragam

BNNP Jateng Perkuat Petompon! Relawan Antinarkoba Disiapkan, Zero Prevalensi Jadi Target

22 Oktober 2026
Ragam

Hari Santri Nasional, Ineu Purwadewi Sundari Dorong Santri Jabar Jadi Generasi Unggul

22 Oktober 2026
Ragam

Peringati Hari Santri, Tom Maskun Harap Santri Berakhlak dan Berilmu

22 Oktober 2026
Ragam

Taiwan Excellence Ajak Konsumen Indonesia Kenali Inovasi Teknologi Taiwan

22 Oktober 2026
Next Post

Kemendagri Dorong Sinkronisasi Pembangunan Giant Sea Wall dengan Tata Ruang Pantura

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021